Kelebihan dan Kekurangan Kain Wollycrepe Untuk Sublimasi

Kain wollycrepe dikenal dengan nama wool crepe karena mengandung unsur wool dan crepe. Wool merupakan bahan yang cukup stabil dengan permukaan berkerut, sedangkan crepe memiliki tekstur berpasir atau seperti kulit jeruk. Perpaduan wool dan crepe membuat bahan wollycrepe memiliki banyak keunggulan. Kainnya bertekstur, tidak mudah kusut, berat bervariasi dari ringan hingga medium. Kain wollycrepe sangat disukai para desainer karena mudah dipotong, halus, awet, dan bisa dibuat menjadi aneka jenis busana.

Karakteristik kain wollycrepe

1. Teksturnya Berkerut
Karena termasuk jenis bahan crepe, permukaan kain wollycrepe memiliki tekstur berkerut seperti kulit jeruk atau berpasir. Namun, dibanding bahan crepe lainnya, kain wollycrepe memiliki tekstur yang paling halus, bahkan tidak terlalu tampak sehingga seringkali dianggap bukan golongan crepe.

2. Lembut dan Tidak Elastis
Kain wollycrepe bersifat licin dan meskipun permukaannya bertekstur, kain ini terasa sangat halus dan lembut saat disentuh. Jika biasanya bahan crepe bersifat elastis, tidak demikian dengan wollycrepe. Bahan ini tidak elastis sehingga tidak mudah melar, meskipun sering dipakai.

3. Ringan dan Tidak Menerawang
Wollycrepe termasuk jenis lightweight fabric atau serat kain ringan. Karena seratnya relatif tebal dan rapat, kain wollycrepe tidak menerawang, kecuali pada jenis tertentu dan jika terkena cahaya dengan intensitas tinggi. Karakter serupa juga dimiliki bahan scuba, yaitu tebal tetapi tidak panas.

4. Tidak Mudah Kusut
Inilah karakteristik wollycrepe yang paling disukai dan membuatnya banyak dipilih sebagai bahan untuk membuat aneka jenis busana, terutama pakaian sehari-hari. Bahan yang tidak mudah kusut membuat pakaian lebih mudah ditata, fleksibel untuk dibawa bepergian, dan menghemat waktu.

Kelebihan Wollycrepe

  • Ringan
  • Tekstur kulit jeruk atau berpasirnya unik sehingga penampilan kain lebih menarik
  • Terasa lembut dan halus saat diraba, berbeda dengan bahan velvet yang lembut tetapi berbulu
  • Tidak transparan/menerawang
  • Warna didominasi warna-warna pastel yang lembut dan berkelas
  • Tidak mudah kusut
  • Tidak panas saat dikenakan
  • Bahannya jatuh, licin, tidak kaku
  • Memberi kesan mewah.

Kekurangan wollycrepe

  • Pada jenis tertentu, seratnya tidak mudah menyerap keringat
  • Beberapa jenis wollycrepe bersifat sedikit transparan sehingga perlu dilapisi kain furing
  • Tidak elastis
  • Harga wollycrepe jenis premium relatif mahal

Biasanya kain wollycrepe digunakan untuk Tunik, Gamis, Koko, Hijab, Pashmina. Kain wollycrepe juga cocok untuk dilakukan sublimasi printing untuk output yang lebih memiliki nilai jual pada produknya.

Yuk, diskusi lebih banyak….

Hubungi Kami (021) 892 53 118

Chat Whatsapp